I love you, hamburger

Breathless in 2008.

6 January 2008 · 3 Comments

Pas malem tahun baru kemaren. Pas jam 12 teng.

Gw udah menyusun resolusi gw buat tahun 2008 ini.

Aah sungguh mengasyikkan menyusun resolusi itu. Menurut gw, tahun baru tanpa resolusi itu seperti sup tanpa garam. Atau sman 3 tanpa pak yoyo haha halaah.

Intinya mah, resolusi itu seperti upgrade diri sendiri.

Gak cuman upgrade, kegiatan yang akan datang juga udah gw susun.

Seperti misalnya konser KOA (itu konser angklung) belasan hari lagi. Atau momen pandangan pertama (??) ke anak-anak mutasi. Kalo di kelas gw ada yang namanya PlikSe, dan itu sakral sekali untuk dibicarakan :D

Ada pelatihan kepemimpinan, yaah begitulah.

Dan yang paling penting dan vital: penjurusan! Salah satu peristiwa menegangkan sepanjang masa. Apakah gw nantinya bisa bertemu dengan jodoh gw: si Canon, si Nikon atau si Pentax?

Cuma takdir yang bisa menjawab.

Masih banyak hal-hal seru lain yang bakal ada di 2008.

Hmm sebenernya, inti paling penting itu adalah, gw gak mau menjadi Ito tahun lalu. Harus lebih maju. Tapi bukan berarti gw berubah menjadi orang lain.

Gw mau, dari tahun ke tahun kebiasaan buruk gw terkikis sedikit demi sedikit.

Dan mulai mendekatkan diri menuju tujuan dan cita-cita gw.

Setapak demi setapak. Pelan tapi pasti.

Haha. Selamat datang 2008!

Ohya, pas gw cek tabungan gw, ternyata itu cukup pisann buat beli si Holga! Dag dig dug! Dasar lomo. Can you feel my heartbeat, lomo? haha.

Categories: Pikiran Saya

3 responses so far ↓

Leave a Comment